Senin, 22 Januari 2018

Ponsel dengan AI akan Jadi Tren 2018

Perusahaan produsen ponsel pintar asal Korea Selatan, LG, dilaporkan akan mengumumkan V30+ alpha di Mobile World Congress 2018. LG V30+ alpha ini akan dilengkapi dengan kecerdasan buatan LG yang diintegrasikan dengan Google Assistant. 

Langkah ini menyusul Huawei, Samsung, dan Apple, yang sudah lebih dulu menggaungkan integrasi ponselnya dengan kecerdasan buatan. 
Huawei sendiri menganggap bahwa AI akan mengubah smartphone menjadi intellegent phone, seperti dikutip ZDNet (10/11/17)

Saluran interaksi ponsel dengan pengguna bisa dilakukan dengan berbagai saluran; teks, suara, gambar, video, dan sensor. Selain itu, smartphone juga makin aktif memberikan rekomendasi informasi atau aplikasi kepada pengguna. 

Apple pun telah banyak menyisipkan intelegensi pada prosesor A11 Bionic yang digunakan untuk iPhone 8 dan iPhone X. Samsung juga menyelipkan intelegensi lewat Bixby, asisten virtual yang nantinya akan hadir diseluruh perangkat pintar Samsung. 

Lantas, apa perlunya AI? Cip AI dibutuhkan untuk mengerjakan tugas yang dilakukan untuk machine learningdeep learning, dan neural network. Pekerjaan-pekerjaan yang dibutuhkan agar ponsel bisa mengerjakan dua fungsi cerdas yang telah disebutkan sebelumnya. Pekerjaan yang jauh lebih cepat dari CPU atau GPU.

Jadwal molor


Tahun 2018 sendiri sepertinya akan jadi tahun yang sulit bagi LG. Bisnis smartphone perusahaan asal Korea Selatan ini tak sebaik sebelumnya. Berbagai inovasi coba dihadirkan tapi sepertinya belum membuahkan hasil untuk mendongkrak penjualan ponsel perusahaan ini. 

Sebelumnya, LG sempat menawarkan ponsel modular namun ponsel ini tak mendapat sambutan baik di pasar hingga akhirnya LG menghentikan produksi ponsel itu.

Soal molornya jadwal peluncuran G7, CEO LG Mobile, Jo Seong berkilah ia tengah meminta timnya untuk membangun ulang LG G7 dari awal. Oleh karena itu, ponsel ini bisa jadi baru rilis beberapa bulan setelah MWC 2018 usai, seperti dikutip Slash Gear


LG juga mengonfirmasi bahwa perusahaan tak akan melepas ponsel flagship setiap tahun. CEO Jo Seong-jin mengatakan di akhir Consumer Electronics Show pekan lalu bahwa pihaknya memang ingin menahan model ponsel selama mungkin.

Sayangnya belum ada informasi lebih lanjut apakah LG juga akan membangun asisten virtual sendiri seperti Samsung dengan Bixbynya. Korean Herald hanya menyebut LG akan menyediakan Google Assistant dalam Bahasa Korea. 


Kabarnya LG V30+ ini tak banyak berbeda dari yang telah dirilis tahun lalu. Ponsel ini juga akan membawa prosesor jagoan tahun lalu dari Qualcomm yaitu Snapdragon 835.

source:cnn

Tidak ada komentar:
Write komentar